Let’s Go Mobile!
April 23, 2009
Kecenderungan makin maraknya penggunaan ponsel sebagai alat multi guna bagi makin banyak orang membuat peta media semakin dinamis. Sinergi ponsel dengan dunia online juga membawa pengaruh sendiri bagi para pengelola media dan praktisi marketing. Bagaimana menyiasatinya?
Tak kurang Kompas merilis berita tentang betapa sinergi antara ponsel dan dunia internet kini telah merubah cara hidup semakin banyak manusia. Kini tren itu berubah lagi, namun pergerakannya justru mengembalikan ponsel menjadi alat komunikasi. Hanya saja kemampuannya jauh lebih canggih dengan tetap dilengkapi sarana hiburan. Bila dulu sekedar bertelepon dan berkirim SMS, kini lewat ponselnya orang bisa berkirim email, chatting menggunakan fasilitas messenger, mengirim suara, bahkan menjelajahi dunia maya dengan cara yang luar biasa. Demikian tulis Kompas.
Fenomena ini memang harus terus dicermati. Tapi tentu bukan sebuah ancaman bagi media ‘tradisional’ seperti cetak, radio dan televisi. Dengan sedikit ‘penyesuaian’ bahkan bisa terbuka peluang baru yang bisa diperoleh oleh media untuk memanfaatkan fenomena baru ini sebagai alat marketing dengan karakteristik unik. Inilah yang sering disebut sebagai media convergence.
Kasus Radio
Bagi radio, cara paling sederhana adalah memastikan kehadirannya di dunia maya dengan membuat website yang layak hingga melakukan streaming untuk siaran-siarannya. Ada cara yang lebih rumit berupa pembuatan podcasting yang memungkinkan radio menjadi lebih costumize bagi pendengar.
Namun, sejalan maraknya fenomena internet mobile, tentu ada hal lain yang bisa dilakukan pengelola media dan marketer. Beberapa gadget, bahkan sudah sejak lama membenamkan penerima radio di dalam piranti. Terakhir iphone dan Blackberry pun telah melakukan hal yang sama. Tapi ‘bundling’ sofware seperti ini tentu belum optimal selain bahwa para pengguna ponsel kini juga punya ‘pilihan’ untuk mendengarkan siaran radio dari gadgetnya. Skema yang paling menarik adalah apa yang disebut radio visual, tapi tampaknya platform ini gak terlalu berjalan dengan baik di Indonesia.
Nah, prospek pemanfaatan lain yang mungkin bisa mendatangkan berjuta peluang adalah membuat mobile magazine dan menjadikan mobile book/brochure sebagai tools tambahan bagi konvergensi media radio. Dengan tools ini, bahkan perluasan bisa dilakukan bukan hanya sekedar mengantisipasi maraknya internet mobile. Tapi juga mulai memanfaatkan database secara lebih fleksibel. Platform ini juga dapat digunakan untuk merangsang meningkatkan selling dengan pola promo dengan sarana mobile coupon/discount.
Platform ini memungkinkan proses pembangunan dan pengayaan database menjadi lebih mudah. Pengayaan database, baik untuk kepentingan program maupun alat bantu marketing dapat dilakukan bahkan secara mandiri oleh pendengar melalui platform ini. Bahkan mobile media ini berpeluang menambah kekuatan media (yang sebelumnya menjadi kelemahan radio) dengan adanya ekstensi kemampuan berupa tools visual bahkan audio-visal bagi radio!
Mungkin bisa menjadi solusi buat Anda.
Tertarik?
